Archive

Archive for October, 2008

Seksi itu adalah…

October 21st, 2008

Harian Kompas 10 Oktober 2008, halaman 32

“Seksi itu tak berarti memakai pakaian minim atau menggoyang pinggul. Seksi itu adalah bagaimana pikiran kita mencapai tingkat tertentu, yakni suasana yang menyenangkan,”

Kliping ,

celana dalam

October 19th, 2008

Modelnya bagus-bagus ya.
Ada yang warna merah ga?
Yang model ini ada warna apa aja?

Kurang lebih seperti itulah percakapan antar wanita yang sedang menjual dan membeli ‘celana dalam’. Kemarin saya pergi hangout dengan beberapa teman, dan sesaat setelah makan siang terjadilah transaksi menjual dan membeli celana dalam. Saya pribadi sebagai seorang laki-laki, menarik melihat bagaimana para wanita dalam menentukan pilihan terhadap celana dalam. Model dan warna menjadi faktor penentu sebuah ‘celana dalam’ akan dibeli atau tdak. Padahal kalau dipikir-pikir, yang namanya celana dalam, adalah pakaian yang di pakai di bagian dalam dan tidak terlihat dari luar. Jadi, semenarik apapun model dan warnanya, tidak akan ada yang tahu (kecuali yang pakai) kalau pakaian luar tidak dilepas. Tapi tetap saja memilih celana dalam adalah kegiatan yang menarik bagi para wanita, yang membuat saya berkesimpulan, celana dalam yang berkualitas dan model yang bagus dapat menambah percaya diri seorang wanita.

Lain halnya dengan pria, seingat saya sih kita kaum pria tidak pernah membicarakan soal celana dalam. ;-) Bagi saya (dan mungkin para pria-pria lainnya) yang penting adalah kenyamanan saat di pakai, tidak peduli warna ataupun modelnya.

Catatan Harian

reuni atau kumpul-kumpul?

October 12th, 2008

Yang ada di pikiran saya ketika mendengar kata reuni, adalah suatu acara pertemuan dengan teman-teman sekolah ataupun kuliah yang sudah tahunan tidak bertemu. Nah, kalau pertemuan tersebut menjadi acara yang rutin atau sering diadakan paling tidak satu bulan sekali, apakah masih bisa disebut reunian? Mungkin lebih tepat kalau di sebut kumpul-kumpul.

Saya pernah bersekolah di SDN 47 Gorontalo selama kurang lebih satu tahun. Saya pribadi, bisa di katakan sudah tidak terlalu ingat siapa-siapa saja teman-teman saya ketika itu. Tapi berkat bantuan internet, atau lebih tepatnya friendster, salah satu teman saya berhasil menemukan saya sehingga akhirnya saya bisa reunian dengan teman-teman yang lainnya. Sejak saat itu, kami sering berkomunikasi dan mengadakan reuni-reuni-an, yang kalau menurut saya lebih tepat disebut kumpul-kumpul.

Hari sabtu kemarin, kami kembali bertemu *entah yang ke berapa kalinya* di Mall Taman Anggrek, walau hanya terdiri dari enam orang. Pertemuan di mulai sekitar jam 2.30, dengan makan siang di sebuah restoran Jepang.

Setelah kenyang dan puas foto-foto, akhirnya kami melanjutkan obrolan kami di sebuah coffe shop. Bahan obrolan seolah tak pernah ada habisnya, dari bisnis voucher pulsa isi ulang *berhubung salah satu dari kami ada yang mulai berjualan pulsa* :-p , pekerjaan, kepribadian dan … seputar sex. Oya, berhubung sebagian besar dari kami saat ini berstatus Jomblo, maka tercetuslah sebuah ide yang cukup menarik, yaitu: “bagaimana kalau lain kali kita ngumpul, masing-masing dari kita wajib bawa pasangan *walaupun bukan pacar*?” Nah, nanti kan bisa saling berkenalan tuh, selain menambah teman, siapa tau bisa dapet jodoh… bagaimana teman-teman? ^.^

Selain itu, kita juga bernostalgia dengan menggambar peta kota Gorontalo di mulai dari SDN 47 Gorontalo, sampai rumah kami masing-masing. Kami juga menggambar silsilah keluarga, yang mana ternyata beberapa dari kami masih punya hubungan kekeluargaan kalau ditelusuri sampai hubungan kelurga antara kakek dan nenek kita. Ternyata dunia memang sempit.

Berikut ini adalah hasil corat coret selama ngopi, menggunakan tatakan kertas yang ada di nampan.


Melihat kepribadian dan meramal masa depan melalui tanda tangan ;-)


Peta Gorontalo


Lanjutan peta Gorontalo dan Silsilah Keluarga

Akhirnya, pertemuan ini ditutup sekitar jam 7.30, ketika bus jemputan Lippo Karawaci datang menjemput salah satu (atau dua) dari kami…

Catatan Harian, Photolog , , ,