Sore-sore, setelah menyelesaikan semua urusan yang harus diselesaikan, akhirnya saya terdampar di Dunkin Donuts di jalan Hayam Wuruk. Dengan segelas susu coklat, memanfaatkan fasilitas HotSpot yang tersedia dengan browsing tanpa arah dan sekedar chatting dengan beberapa teman. Akhirnya saya coba SMS beberapa teman untuk datang dan bergabung dengan saya melewati sore. Tapi, pada lagi ada urusan sehingga bisa datang mungkin malam.
Akhirnya, setelah battery notebook sudah melemah, dan tidak tersedianya colokan listrik, mau tidak mau kegiatan browsing-browsing harus dihentikan dan beralih dengan membaca buku. Selama kurang lebih satu jam saya mengisi waktu dengan membaca sambil mendengarkan musik melalui headphone, sampai akhirnya satu per satu teman-teman yang saya SMS bermunculan.
Sambil membaca dan menunggu, saya menerima SMS dari seorang teman yang katanya lagi “capek lahir batin”. Saya balas SMS nya dengan menyarankan untuk mengambil waktu untuk diri sendiri, dan menikmati kesendirian jauh dari hiruk pikuk teman, pekerjaan, dan lain sebagainya. Sehingga mungkin bisa sedikit menjernihkan pikiran yang selama ini kusut.
Saya sendiri, selama kurang lebih satu jam sendirian duduk di Dunkin Donuts, membaca sambil mendengarkan musik, membuat diri saya lebih relax, tanpa gangguan. Pikiran lebih santai dan bisa melihat berbagai hal yang terjadi dari berbagai sudut pandang dan merencanakan hari esok dengan cara pandang yang sedikit berbeda.
Bicara soal waktu, kita punya kebebasan untuk memanfaatkannya dan untuk siapa kita memberikan waktu kita. Ada waktu yang kita berikan untuk bercengkrama dengan keluarga, ada waktu untuk bersosialisasi dengan sahabat, ada waktu untuk berkutat dengan pekerjaan, namun di tengah-tengah itu semua, ada baiknya kita menyisipkan waktu untuk diri kita sendiri, agar jiwa terasa lega.
Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memberi waktu bagi diri kita sendiri. Saya pribadi mungkin lebih suka tidur di rumah ketika hari libur, atau mungkin duduk-duduk di kafe sambil baca buku atau sekedar mengamati sekeliling *belum dicoba, tapi mungkin suatu saat akan di coba*. Beberapa cerita dari teman, ada yang suka datang ke PM (baca: Pantai Mutiara) duduk-duduk menyeruput minuman ringan sambil memperhatikan orang-orang dan/atau tidak sengaja menguping pembicaraan orang-orang yang berdekatan…hehe.. Ada pula yang suka berdiam diri di kamar sendirian, dan mematikan HP, hingga seolah-olah hilang tertelan bumi, karena tidak bisa dihubungi sama sekali.
Beri sedikit ruang untuk diri sendiri, waktu untuk berdiam diri, terlepas dari segala bentuk sosialisasi dan interaksi dan nikmatilah… Sebelum kita terlalu lelah…
Catatan Harian
dunkin donuts, waktu